Pages

Showing posts with label Belajar. Show all posts
Showing posts with label Belajar. Show all posts

Thursday, January 31, 2013

Kecerdasan Manusia

Akhir-akhir ini, begitu banyak dikembangkan dan dipopulerkan berbagai kecerdasan. Diawali dengan kecerdasan otak yang disebut IQ (Intelligence Quotient - Kecerdasan Otak). Kecerdasan ini mempercepat kemajuan teknologi, tapi tidak mampu membendung kerakusan dan kejahatan manusia. penemuan bom atom di satu sisi memberi manfaat, tapi di sisi lain tidak mampu membendung perdamaian dunia.

Selanjutnya terbukti kecerdasan otak gagal memberi kontribusi yang berarti bagi kedamaian dan seuksesan dalam hidup, terutama dalam aktivitas usaha. Daniel Goleman mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian IQ ternyata memberikan 20% kontribusi bagi kesuksesan, sedangkan 80% merupakan "kekuatan-kekuatan" lain, di antaranya EQ (Emotional Quotient -  Kecerdasan Emosi).

Berikutnya, menurut Ary Ginanjar Agustian, penggagas ESQ Model, banyak orang sukses (baca: kaya) dengan ilmu EQ itu, ternyata belum merasa bahagia dan tenang, meskipun dari sisi materi telah memadai. dengan demikian, hal ini menimbulkan pertanyaan besar dalam sanubari manusia, "Apa sesungguhnya yang bisa membuat orang bahagia?"

Banyak lagi kecerdasan lain, seperti yang diutarakan Howard Gardner dari Harvard tentang Multiple Intelligences - "Ragam Kecerdasan". Gardner mengungkapkan ternyata kecerdasan manusia beragam, seperti kecerdasan: musikal, spasial, kinestetis, dan lain-lain. Bahkan, boleh jadi ada kecerdasan yang sangat luar biasa. Namun, menurut hemat saya semua kecerdasan itu tidak akan dapat memberi makna kebahagiaan dan ketenangan selama kecerdasan-kecerdasan itu tidak didorong oleh kesadaran diri bahwa semua itu berpusat pada hati nurani. Dalam penelitian yang dilakukan Persinger dan Ramachandran ternyata dalam otak manusia ada "sesuatu" yang mampu menangkap hal-hal yang transenden (spiritual). Mereka menyebutnya sebagai "God Spot" atau "Titik Tuhan". Berdasarkan hasil penelitian itu, Danah Johar dan Ian Marshall, pakar fisikan dan filsafat dari Oxford University, mengembangkan dan memopulerkan kecerdasan ketiga, yang diberi nama SQ (Spiritual Quotient - Kecerdasan Spiritual).

Penemuan dan pengembangan berbagai kecerdasan di atas ternyata semakin memperkuat kebenaran-kebenaran ajaran guru kita Nabi Muhammad saw. sebagaimana yang pernah disinggung oleh Nabi, "Bahwa dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tuhuh da jika ia buruk maka buruklah seluruh tubuh, ia adalah hati."
Hati yang baik adalah apabila ia selaras dengan sifat-sifat mulia yang telah diberikan Allah Taala ke dalam rohani manusia. Sifat-sifat mulia yang dimaksud di sini adalah dorongan suara hati melalui "99 Asmaul Husna". Sifat-sifat mulia ini saya sebut juga sebagai makna tertinggi.
Buku ini mengajak para pembaca untuk memahami secara mendalam makna tertinggi dan dampaknya terhadap kehidupan dengan mengenal hati melalui kecerdasan spiritual yang berlandaskan 99 Asmaul Husna sehingga pembaca dapat memanfaatkannya untuk menghadapi berbagai persoalan hidup: usaha, karier, keluarga, dan masyarakat. Terlebih-lebih di era "digital" ini, manusia yang tidak kembali kepada hati nurani yang fitrah akan menjadi mesin-mesin dunia yang "kekeringan" dari "air" kehidupan yang sesungguhnya.

Semoga buku ini membantu membangkitkan nurani yang berlandaskan 99 Asmaul Husna dalam merengkuh kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Selain itu, pembaca dapat pula mengenal sifat-sifat buruk yang dapat mengeruhkan suasana batin. Sekali lagi, buku ini akan menntun para pembaca dalam memanfaatkan protensi Ilahiah yang telah ditiupkan ke dalam hati manusia dengan meneladani sifat-sifat Allah - Asmaul Husna. Amien!

Deli Serdang, 31 Januari 2009


Disadur dari Sekapur Sirih buku "Melejitkan SQ dengan Prinsip 99 Asmaul Husna" oleh Ahmad Taufik Nasution.

Friday, October 21, 2011

Life Manifesto

Secara tidak disengaja, background Windows 7 gue tiba-tiba menampilkan background yang mmm... menurut gue bagus. Gue gak tahu sejak kapan gue punya gambar ini. Bahkan gue gak sadar kalau gue punya gambar seperti ini. Tapi inilah yang gue sukai dari random things. Kemudian gue coba cari tahu, tentang apakah gambar ini dan siapa yang membuatnya. Dari sini gue tahu yang namanya MANIFESTO: a public declaration of principles and intentions. wikipedia
"This is your life. Do what you love, and do it often. If you don't like something, change it. If you don't like your job, quit. if you don't have enough time, stop watching TV. If you are looling for the love of your life, stop; they will be waiting for you when you start doing things you love. Stop over analyzing, life is simple. All emotions are beutiful. When you eat, appreciate every last bite. Open your mind, arms, and heart to new things. And people, we are united in our differences. Ask the next person you see what their passion is. And share your ingspiring dream with them. Travel often; gettin lost will help you find yourself. Some opportunities only come once, seize them. Life is about the people you meet, and the things you create with them so go out and start creating. Life is short. Live your dream an share you passion."

Monday, October 10, 2011

Building character in your brand

Desi anwar, metroTV eksis. Niche/unik. Biasanya, jika ada sesuatu yang baru perhatian akan tertuju ke sana. Saat itu karakter RCTI sangat jelas. Kemudian hadir kompetitor.
MetroTV hadir harus dengan positioning yg jelas. Yaitu segmen berita. News & informations. Blue Ocean Strategy.
Niche akan menjadi mass, kalau sudah banyak (kompetitor) yang serupa.
Lalu, apa yang harus dilakukan? Yaitu mempertajam karakter.
Bagaimana strateginya? Bukan dengan ucapan, tapi dengan menjadi diri kita apa adanya. Who we are. MetroTV punya idealisme memberikan berita berkualitas. Konsisten terhadap karakter. We are not for everybody.
Saat kita berkompromi dengan hal-hal di luar identitas kita, maka kita akan jadi sama seperti orang lain atau kita akan mati.

Gimana dengan tuntutan pasar yang harus diikuti?
Kalau kita bisa hati2 dengan analisa kita, maka tetap saja kita sebagai diri kita apa adanya. Jangan rubah brand atau karakter. Pertama, pahami brand dan yakini lah. Kedua, jangan hanya lip service, tapi benar-benar service!
Bagi Kidzania,

Gimana cara menemukan karakter?


Berapa lama evaluasi nya?



Kidzania, VP Marketing n Sponsorship.
Trik utk dptim market yg spesifik?
3 konsep. Anak2 berprofesi sbg manusia dewasa. Sehingga anak2 sekarang bisa meneropong masa depan.

TIME INTERNASIONAL,
Mencoba brand, menjalani hidup dengan brand tersebut. Sehingga bisa menjual produk. Menjual berbagai merk jam terkenal.
Published with Blogger-droid v1.7.4

Markplus Conference 2011 (1)

YWN
Youth, women, netizen.

Gue masuk di Kelas Women vs Men.
Pembicaranya dr the daily media, idx, dan AHM.

Wanita sekarang beda. Cewe punya pengaruh yg kuat slm kluaega. Misalmya dlm membeli mobil. Conyoh di investment/financial, wanita meakipum sudH berumah tamgga tetap ingin punya kemandirian finamcial.
Anziety/deaire wamita, contohnya di.korea dan jepang. Eanita rumah tangganya melakukam trading, ataupum investasi.
Apa kbutuhan wanita?
Setelah diriset dgn FGD dan street interview, forum dan blog di internet, maka.diketahui kebutuhan dan.bgmn approach bagi perempuan.

Beri edukasi dalam program Women with Drive, by Goodyear. Ternyata antusiasmenya tinggi.

Perempuan & Trend
Perempuan tdk menelan mentah2 tren yg terjadi. Namun mereka memang mudah mengadaptasi dengan tren.
Setelaj diedukasi, perempuan jadi lbh Iberani berinvestasi. Perempuan lbh rasional.

Bagaimana mengukur keefektifannya? Di goodyear tdk bisa mengukurnya, tp program ini me-building relationship. Namun dopercaya memberikam impact, krn pemjualam bertambah. Di AHM, event2 tsb untuk bamgun image. Namun bagian sales tetep ditarget angka penjualannya. Krn di event promosi ada interaksi dgn customer.

Apa tantangan dlm memasuki target market perempuan?
Dr komunitas perempuan, perempuan cepay bosan. Shg.hrs.pinter baca trem dan one step ahead.
Di good year, bgmn agar perempuan tetap tertarik dengan event.
Di BII, adl merubah paradigma perempuan, bahwa dunia keuamgam ga rumit, bukan didominasi laki2, dan perempuan hrs tau finansial, ga rumit online trading. Yaitu dgn make fun.

Dlm trading properti, perempuan punya pengaruh kuat untuk memituskan beli/tidak. Gmn cara taunya? Gmn cara mengkomunikasikannya?
Honda lakukan riset. Lalu buat konsep.
Kesimpulan,
Keeper - buyer power play
Exclusive acces
Track-end-alert service.
Published with Blogger-droid v1.7.4

Tuesday, April 19, 2011

Super Duper Extraordinary...

Banyak cerita dari kehidupan sehari-hari yang belum sempat tercatat. Maklum sibuk mengurusi dan mengetuai beberapa program kantor. Belum lagi ditambah aktivitas olahraga rutin dan juga weekend yang selalu pulang ke Bintaro. Sebelum kebablasan absen terlalu lama dari ngeblog, gue sempat-sempatin aja menulis sekarang.

My Mom is one of my inspirations. She is a Superwoman. Bukan berarti Superman seperti Marvel Comics dalam versi ibu-ibu, ya...


Superwoman
From Wikipedia, the free encyclopedia

In sociology the term superwoman has been used to describe a Western woman who works hard to manage multiple roles of a worker, a homemaker, a volunteer, a student etc. It was first used[citation needed] by Marjorie Hansen Shaevitz, in her book The superwoman syndrome.

The term derived a number of expressions, such as superwoman syndrome, superwoman squeeze (a pressure on a superwoman to perform well in her multiple roles), and superwoman complex (an expectation of a superwoman that she can and should do everything).

The notion of "superwoman" differs from that of "career woman" in that the latter one commonly includes sacrifice of the family life in favor of career, while a superwoman strives to excel in both.


Nyokap memang wanita berkarier. Nyokap juga mengurusi anak. Nyokap juga mendidik anak. Nyokap juga membesarkan anak. Nyokap juga mengurusi dapur dan keuangan rumah tangga. Nyokap juga menemani Bokap sebagai pasangan hidupnya. Semua dilakukan dengan perfect.

PERFECT...

Dia yang mengajari gue untuk selalu dan selalu berupaya yang terbaik dalam memberikan dan menunjukkan hasil kerja perfect, dan yang mengajari gue untuk tenang setenang-tenangnya, 'coz everything will be alright. Dari dia gue mendapatkan jiwa Melankolis sekaligus Phlegmatis. I love her.

By the way, my mom is currently living in the same city with me for an AID project. So, I spend my weekend with her. Moreover, my big brother shows his nose as well. Some business things to be done, he said. Welcome Mom & brother. May God Bless Us. Amin.

Wednesday, March 23, 2011

Coba Buat Kolase dengan Picnik.com

Helo, helo, helo...

yah inilah girangnya seorang photoshopper (bukan photographer, ya?!) kalau ketemu aplikasi photo editing yang baru. Gue ketemu yang namanya Picnik.com!!

Yang gue suka adalah, aplikasi ini tidak perlu di-install di komputer kita. Gue rasa menggunakan Cloud Computing, deh. Kemudian, tampilannya juga baguuuus sekali. Rapih, apik, indah, dan user friendly.

Bagaimana dengan cara penggunaannya? Seperti yang gue bilang diatas, User Friendly, alias mudah digunakan bagi pemula sekalipun. Engga perlu tahu/pernah menggunakan photoshop sekalipun pasti bisa. Kendala bahasa juga bisa dipastikan tidak ada masalah. Karena Picnik menyajikan dalam bahasa Inggris, Indonesia, dan beberapa bahasa lainnya.

Yang perlu kita punya adalah foto-foto yang mau dikolase, dan koneksi internet yang cukup cepat.

Semoga pembaca bisa tambah kreatif dan menambah karya-karyanya :)

Inilah hasil coba-coba kolase gue. Ternyata, bisa menambahkan teks, edit ketajaman gambar, tambah stiker, dan lain-lain. Seru!

Friday, February 4, 2011

Artajasa Basketballers

Berbeda dari biasanya. Itu yang membuat banyak orang termotivasi. Membuat banyak orang lebih ceria. Membuat banyak orang lebih bergairah.

Latihan hari kamis ini ada yang berbeda. Bukan gue yang membuatnya berbeda. Tapi, kreatifitas tiap-tiap individulah yang melahirkan perbaruan demi perbaruan hingga terakumulasi menjadi satu hal besar yang berbeda dari biasanya.

Gue coba menganalisis mengapa hari Kamis ini jadi berbeda dari biasanya. Pertama, kehadiran anak-anak (baca: pegawai) baru di Artajasa yang notabene berumur muda dan sepantaran. Most of them are single (dan jomblo lokal, hehe). Mereka masih memiliki fleksibilitas waktu yang lebih luwes dibandingkan pegawai yang sudah berkeluarga.
Kedua, mereka semua telah mengikuti serangkaian kegiatan ABMP. Sudah barang tentu mereka saling mengenal satu sama lain meski berbeda departemen, sehingga networking lebih luwes. Punya kesamaan visi dan misi Artajasa.

Ketiga, adanya forum internal Artajasa. Dalam forum tersebut berhasil menggali keinginan terpendam untuk berpartisipasi latihan basket. Dan saat satu orang mengutarakan keinginannya, maka seperti wabah/virus, semangat partisipasi akan cepat menyebar luas ke teman-teman lainnya.

Keempat, adanya event ulang tahun ke sebelas Artajasa. Ada panitia kecil yang menginisiasi turnamen basket sebagai rangkaian acara memeriahkan HUT ke-11 Artajasa.

Kelima, ada Hari Prasetyo yang membawa kamera canggihnya. Dan dia happy dengan hobinya menyeret memotret-motret hampir setiap orang. Bagi yang narsis, klop lah kalau dipasangkan dengan fotografer.

Keenam, adanya Ari Bhakti, Dipta Yanu, & Ahmad Hanafi berpartisipasi dalam latihan. Well, mereka adalah orang-orang yang rendah hati, ceria, dan bersemangat. Mereka baru kali ini mengikuti latihan basket.

Jadi, banyak perbaruan yang terjadi kemudian terakumulasi pada hari Kamis ini. Everybody happy. Everybody laughs. Everybody is motivated. Perbaruan itu menyenangkan, kan?
Published with Blogger-droid v1.6.5

Lezatnya Iman & Manisnya Ibadah

Catatan dari sebuah kajian rohani Islam.

Lihatlah filosofi ayam yang selalu bersyukur mulai subuh hingga sepertiga malam terakhir. Oleh karenanya ayam selalu ada di mana-mana.
Jangan jadikan mata sebagai penilai kebenaran, tapi gunakan lah hati.
Cintai Allah, Lakukan semua untuk dan karena Allah, hidup akan happy.

Jadilah produsen alhamdulillah.
Published with Blogger-droid v1.6.5

Tuesday, January 25, 2011

Pilah-Pilih Handphone Android yang Tepat

Bagaimana sih cara memilih handphone Android yang tepat untuk anda?

Banyak pilihan ponsel Android di mall-mall. Banyak ulasan menarik tentang Android di tabloid dan majalah telepon seluler. Juga banyak orang yang memakai ponsel Android (yup, setidaknya di sekeliling gue).

Kapan sih saat yang tepat untuk ganti ponsel ke ponsel yang menggunakan Operating System: Android? Lalu, handphone Android yang mana yang paling tepat dengan kebutuhan dan keinginan kita?

Gue mau sedikit sotoy-sotoyan ngasih pendapat tentang memilih hape Android. So pastiii, tulisan gue ini juga dibumbui pengalaman pribadi. Siapa tahu, dan semoga saja, bisa membantu para pembaca menghindari membeli hape Android yang enggak update (atau enggak ada update-annya) ataupun yang overspecification. Mungkin kita juga enggak sedang mencari "The Best Android on the Market" ataupun "The Newest Android on the Market". Tapi yang lebih ingin gue tekankan adalah tentang mencari "the best phone for YOU". ;)

1. Ketahuilah kapan saat untuk update Operating System (OS)
2. Ketahuilah handphone apa yang akan segera muncul
3. Jenis dan ukuran layar
4. Kamera (dan kamera depan)
5. Umur baterai
6. processor
7. Fitur-fitur lainnya: misalnya trackpad, trackball, hardware keyboard, built in FM Radio,

Hmm... Banyak juga ya, yang menjadi pertimbangan memilih Android yang cocok...

Waktu gue mau beli hape Android, sekitar Desember 2010, handphone Android di Indonesia baru ada Samsung Galaxy S, Samsung Galaxy 5, Samsung Galaxy Spica, LG (lupa tipenya), Nexian Journey, Sony Erricsson Xperia X10, Xperia X10 Mini, dan Xperia X8.

Gue pilih Galaxy 5 karena (waktu itu) hape ini adalah hape yang baru muncul. Masih gress!! OS Android yang dipakai udah versi 2.1 alias eclair. Sedangkan OS Android 2.2 alias Froyo masih belum ada yang pakai. Jadi, untuk saat itu hape gue udah termasuk yang canggih!! *banggaaaaa, hehehehee...

Kemudian, Samsung Galaxy 5 ini punya aplikasi Swype (cuma ada di Android pabrikan Samsung). Gue udah pernah cerita tentang Swype ini di postingan gue yang lalu. Ada kabar kalau ke depannya nanti Swype ini akan hadir di Android Market dan bisa diinstal di hape Android merk apapun. Masih rumor, sih...

Karena merknya Samsung, gue jadi lebih percaya dengan kualitas gambar hasil jepretan kameranya. Lalu, untuk umur baterainya juga sudah cukup. Smartphone saat ini kemampuan baterainya hampir sama. Rata-rata mampu bertahan seharian. Cepat atau enggaknya baterai habis itu tergantung seberapa lama kita gunakan, aplikasi apa yang dijalankan, penggunaan transfer data (3G / HSDPA), brightness layar, dan lain-lain. Semakin lama dipakai buat main game, semakin cepet habis. semakin lama dinyalain data transfernya buat internetan, semakin cepet habis. apalagi kalau pakai GPS.

Terus, harganya tergolong kelas mid-end. Dibandingkan dengan hape-hape Android yang ada saat itu, paling valuable ya Galaxy 5 punya gue ini!! Hahaaay....

Tapi sekarang, semenjak akhir Februari lalu, banyak bermunculan hape Android keluaran Samsung seperti Samsung Galaxy Mini, Samsung Galaxy Gio, Samsung Galaxy Fit, Samsung Galaxy Ace.

Dibandingin hape gue, keempat hape besutan Samsung tersebut lebih cihuy dari punya gueee.... aaaaaarggh, gemes juga rasanya! cuma selisih 3 bulan udah ada hape yang lebih canggih, layar lebih gede, Operating System lebih update, dan malahan Galaxy Mini harga barunya lebih murah dibanding harga barunya Galaxy 5 guee... Aaaaaarrrgghhh!!!

*tarik napas dalem-dalem.


Hikmah dari semua ini adalah, bukan "The Best Android on the Market" yang harus kita kejar. Pun, "The Newest Android on the Market" yang harus kita incar. Tapi yang lebih ingin gue tekankan adalah tentang mencari "the best phone for YOU". ;)

For me, the Galaxy 5 still fits me! Galaxy 5 masih cocok buat gue!! :)
Yipppiiee!!!

Monday, January 24, 2011

Dari Twitter Juga Bisa Dapat Ilmu

Asik juga kalau semua-semua yang ada di sekeliling kita dapat memberikan manfaat. Di jaman sekarang, sedikit berbeda dengan di jaman gue masih SD. Well, sebagai anak yang tumbuh dan besar di tahun 90-an pengaruh sangat besar di dapat dari Televisi, terutama MTV! Ya, itulah gambaran Gen-Y. Informasi didapatkan terutama dari buku (sekolah) dan Televisi. Internet belum booming. Orang-orang masih pake Pager (baca: pejer, ini bukan Pager Makan Tanaman). Handphone aja masih jarang yang punya. Gue inget, dulu nyokap punya hape nokia "Pisang". Bokap pake hape Ericsson (tanpa Sony di depannya). Itu udah gadget yang kereeen bangeeeeet! Dan tagihannya mahal bangeeettt... hahahaha...

Kalau jaman sekarang? Silakan para pembaca dan blogwalker memberikan opininya masing-masing.

Twitter, is so today!! Mata sudah engga banyak tertuju pada layar Televisi. Mata orang-orang (Indonesia) lebih banyak tertuju pada layar Blackberry, Galaxy, dan juga PC. Apapun jenisnya, banyak khalayak suka dan peduli akan eksistensi mereka di dunia nyata melalui dunia maya.
Ini bagus. Hal bagusnya adalah banyak orang-orang yang menelurkan ide-ide, menyebarkan ilmu-ilmu, dan menularkan energi-energi positif. Gue suka pakai Twitter untuk berbagi apa yang gue alami dan juga coba "mengalami" apa yang orang lain bagi lewat tweet mereka. Seorang berilmu yang namanya Teddi Prasetya Y. atau @teddiprasetya contohnya. Dia mau berbagi ilmu dengan topik Komunikasi. Gue compile kultwit dia:
1. Belum genap setahun main di twitterland, saya menemukan bhw asumsi #NLP ttg #komunikasi memang valid. Bhw sso merespon bdasar map-nya.
2. Peta bukan wilayah, persepsi bukan realita. Uniknya, manusia merespon gunakan peta, bukan realita. Ini anugerah dan musibah. #komunikasi
3. Anugerah saat peta yg digunakan tepat, musibah saat peta-nya jadul atau acak-acakan. Ibarat jalan2 di Jkt dg peta thn 70-an. #komunikasi
4. Maka saat ber #komunikasi, sejatinya kita tdk sedang bicara dg org lain, melainkan dg diri sendiri.
5. Cermati diri saat mendengar org bicara. Berapa banyak pikiran yg berseliweran sementara Anda mendengar rekan Anda bercerita? #komunikasi
6. Saat sso bbicara sst yg tak kita mengerti, kita pun bingung. Ini tanda bhw peta kita berbeda, atau belum lengkap. #komunikasi
7. Sementara saat sso bicara, dan kita paham, adalah tanda bahwa kita sudah punya peta sebagai referensi tuk memahami. #komunikasi
8. Maka tuk membuat org lain paham, tak cukup hanya jelaskan peta kita. Penting tuk gunakan petanya pula sebagai referensi. #komunikasi
9. Inilah yg disebut dg 'pacing' dalam #NLP, yg nantinya kan hadirkan 'rapport' alias rasa tersambung, connectedness. #komunikasi
10. Maka hanya fokus pada isi pesan kita, tanpa mau simak cara org lain memahami, adalah langkah #komunikasi yang mubadzir.
11. Saat muncul isu2 sensitif di twitterland, saya amati banyak langkah #komunikasi model ini. Asal sampaikan keluhan, dan mubadzir.
12. Bknkah saat bicara, kita ingin org lain paham & melangkah berubah? Maka CARA penyampaian jd amat penting tuk diperhatikan. #komunikasi
13. Ada ungkapan dlm #NLP, "The meaning of the communication lies in the response you get". Makna #komunikasi tletak pd respon yg didapat.
14. Saat sso ungkapkan kekesalan, ia mungkin lega. Tp jika yg diumpat pun kesal dan tak berubah, bukankah energinya terbuang? #komunikasi
15. Maka konsep #komunikasi sejatinya mmg dari 'pacing' baru 'leading'. Dari menyelaraskan frekuensi, baru mengarahkan.
16. Mari lakukan latihan sederhana. Minta seorg kawan berdiri agak jauh, lalu panggil ia mendekat. #komunikasi
17. Minta ia menjauh lagi. Kali ini, kita yg dekati, rangkul, dan ajak ngobrol sambil berjalan ke arah tempat Anda sebelumnya. #komunikasi
18. Meski ujungnya sama: ajak ia ke tempat Anda ptama kali berdiri, tanyakan mana yg lebih nyaman: disuruh atau diajak ngobrol. #komunikasi
19. Nah, demikianlah #komunikasi. Sebuah proses mengarahkan jd tak terasa jika kita terlebih dulu melangkah mendekat dan memahami.
20. Dlm kalimat Mbah Stephen Covey, "Seek first to understand, then to be understood". Berusaha mengerti, baru minta dimengerti. #komunikasi
21. Nah, memahami hal ini, langkah #komunikasi baru seperti apa yang akan kita gunakan mulai saat ini dan seterusnya? :-)
22. Demikian dulu ya, Sobat. Harus meluncur segera ke MarkPlus. Insya Allah lanjut dengan teknik dan cara-nya. Bertahap. #komunikasi

Semoga bermanfaat bagimu, bagiku, dan bagi kita semua. Cheers!!

Wednesday, January 19, 2011

Ilmu islam KTP

Kata-kata bang Ali bikin gue terkejut sekaligus tersadar. Ceritanya roh bang Ali sedang "dicabut" dari raganya. Dalam alam yang berbeda, dia bertemu sosok seorang yang dia kenal. Sosok ini adalah sosok manusia yang gaib. (gue engga tau siapa, mungkin roh leluhurnya).
Roh bang Ali berjalan-jalan menyusuri kampungnya bersama I-don't-know-who. Warga kampung tidak ada yang bisa melihat bang Ali. Tapi bang Ali bisa menyaksikan apa-apa saja yang terjadi di kampung nya. Dia jadi invisible.
Beberapa kejadian dia saksikan. Salah satunya adalah saat adzan berkumandang. Bang Ali tercengang melihat realita warga kampungnya yang masih saja sibuk mondar-mandir. "Ini kan sudah adzan, kok engga ada yang berangkat shalat?" Kira-kira demikian lah tanya bang Ali kepada dirinya yang juga didengar oleh I-don't-know-who. Si I-don't-know-who menjawab, "beginilah perilaku mereka (orang-orang yang sibuk, tidak menyegerakan mendirikan shalat). Bagi mereka, shalat itu nomor dua. Yang jadi nomor satu itu adalah uang".
Bang Ali kesal sekaligus mengecap orang-orang tersebut. "dasar islam nya islam KTP!"

-Dhuuar!-

Seperti ada bom yang meledak di kepala gue. Sontak gue tersentak. I cannot believe what I've just heard. Ini kritik yang pedas tapi juga lucu. Miris mendengar pernyataan bang Ali, tapi ya bener juga yaaa...
Bukan karena uang yang jadi nomor satu dalam hidup gue, tetapi utang!! --> seriously ngawur. Hahaha..

Bukan karena uang yang jadi nomor satu dalam hidup gue melainkan karena bukan Allah Subhanahu wa ta'ala yang jadi ilah, pujaan, dambaan, inginkan, sembahan, & prioritas dalam hidup gue. Mungkin malah kesenangan (semu) dan kebahagiaan (semu) hidup di dunia lah yang terlalu dominan.

Terima kasih untuk serial drama Islam KTP di SCTV. Pesannya bisa nyangkut di kepala gue. Dan gue jadi tersadar.
Published with Blogger-droid v1.6.5

Wednesday, January 12, 2011

Kisah Si Monkey

Di kantor tempat gue bekerja punya agenda rutin dwi mingguan yang diselenggarakan oleh Rohis, yaitu pengajian. For you don't familiar with this so called "Rohis", Rohis stands for Kerohanian Islam.
Ustadz yang berbicara adalah Aa' Deda. Abdurrahman Yuri nama panjangnya. Tapi dia berbicara dan punya logat Sunda seperti Aa' Gym. Iya, dia memang punya hubungan darah dengan Aa' Gym, alias saudara kandungnya.


Ada satu cerita yang sangat nempel di kepala gue, Kisah Si Monyet.
Diceritakan bahwa ada monyet yang bergelantungan di puncak pohon yang tinggi. Kemudian ada angin topan yang mengarah ke pohon tempat monyet gelayutan. Angin topan tersebut bilang, "akan aku jatuhkan monyet itu dalam tiga tiupan". Lalu si angin Topan Anak Jalanan meniup si monyet, "Fuuuhh...". Si monyet jatuh? Tidak.
Lalu si angin Topan Anak Jalanan meniup si monyet untuk kedua kalinya, "Fuuuhh...". Si monyet jatuh? Tidak. Si monyet berpegangan dengan erat.
Lalu si angin Topan Anak Jalanan meniup si monyet yang ketiga kalinya, "Fuuuhh...". Si monyet jatuh? Tidak. Si monyet sangat erat berpegangan. Si Angin Topan menyerah.

Lalu datang angin ribut mendekati si monyet yang masih bergelantungan. Si Angin Ribut ingin menjatuhkan si monyet dengan sekali tiupan dahsyat nya, "Whuuusssshh...!!". Bagaimana keadaan si monyet? Si monyet ternyata masih di pohon, berpegangan erat. Angin ribut menyerah, lalu meninggalkan si monkey.

Lalu datang angin sepoi-sepoi menuju si monyet. Ditiupnya angin semilir ke si monyet.
Brukk...
Si monyet jatuh dari pohonnya, tak lama setelah ketiduran gara-gara kena angin yang silir tadi.

Pertanyaannya, kenapa si monyet harus dijatuhkan? Dosa apa dia? Atau memang si monyet lagi apes ketemu tiga angin yang bawaannya sirik?
Bukan. Bukan ini yang jadi pertanyaan. Hehehe...

Yang jadi pertanyaan adalah, apa hikmah yang bisa kita petik? Bagaikan si monyet di atas, kita manusia hampir selalu bisa menghadapi cobaan berupa musibah. Kita pasti bisa menghadapi yang berat-berat, engga enak, menyiksa, dll. Tapi banyak di antara manusia yang jatuh pada saat mendapat kenikmatan.
Jadi kalau kita ditempa dengan musibah, ingatlah kisah si monkey supaya kita ingat untuk menjadi orang yang kuat menghadapi musibah. Dan kalau kita diberi kenikmatan, jangan terlalu terlena karena kita bisa jatuh dan melemah. Itu ilmu nya.
Gue dapet dari Aa' Deda, ustadz hari ini.
Published with Blogger-droid v1.6.5

Monday, December 13, 2010

Belajar dari ahlinya

Ganbatte....

Published with Blogger-droid v1.6.5

Thursday, July 29, 2010

Sebagai Laki-laki Dewasa

Dengan sedikit warna biru dan bercetak tebal, mari kita awali postingan kali ini dengan basmalah. *Silakan berdoa di hati masing-masing.

Sebagai lelaki dewasa mulai sekarang gw membaca
, mempelajari, memahami, dan menerapkan Family Financial Planning. Bukan tanpa alasan tiba-tiba gw memasuki ranah area financial. Awalnya, semua biasa saja... *halah... Mulanya, gw membuat kalkulasi besar gaji yang gw harapkan dari pekerjaan gw nanti (skarang status gw masih Kandidat Pemegang Jabatan a.k.a dalam proses rekrutmen pekerjaan a.k.a jobseeker). Nah, pasti deh di tiap standard application form perusahaan bakal ditanyain berapa gaji minimum yang diharapkan. Jangan sampe gw asal nulis 3 juta rupiah atau 13 juta rupiah tanpa dasar. Kali aja 3 juta itu terlalu besar, atau 13 juta yang terlalu kecil. Biar gimanapun, nominal 13 juta adalah gede. hehehe... Pokoknya gw ga mau ngawur lah.

So, beginilah alur penyusunan gaji yang gw harapkan. Besar gaji gw sesuaikan dengan besarnya perkiraan pengeluaran gw. Dengan bantuan Ms. Excel, gw bikin list pengeluaran gw dengan urutan sebagai berikut:
  1. Ongkos transportasi
  2. Makan
  3. Pakaian
  4. Komunikasi
  5. Pengembangan Diri
  6. Kesehatan
  7. Tabungan, asuransi, investasi
  8. Cicilan kredit
Sim Salabim! Gw akhirnya mendapatkan grand total dari pengeluaran gw. Kalo dilihat-lihat, urutan di atas ternyata secara tak sengaja menunjukkan ranking pengeluaran (dan juga prioritas). Ongkos adalah bagian yang paling besar! Yah, beda-beda tipis lah sama pengeluaran makanan.
Kemudian, secara tak sengaja gw nemuin majalah bagus. Yang menarik dari majalah ini adalah, kebetulan majalah ini merupakan edisi khusus. Kebetulan (BANGEEET!!) ini adalah majalah edisi khusus yang mengupas masalah Family Financial Planning.

Intermezzo, percaya gak kalo tidak ada yang namanya kebetulan? Kebetulan terjadi karena ada alasan di baliknya. Jadi, entah bagaimana penjelasannya tapi sepertinya ada kejadian dan energi metafisika yang berperan dalam kehidupan dunia ini. Believe it!

Great!!! I feel great!! Gw udah merancang sendiri keuangan gw, dan sekarang gw juga punya pedoman tentang bagaimana merancang keuangan dengan baik dan benar, sesuai ilmunya. Maka gw mulai membaca. Iqra! *Arabian mode: On.

Ada hal yang menarik. Ternyata gw menyusun keuangan dengan urutan dan prioritas yang terbalik dengan yang seharusnya. 180 derajat berbeda dengan yang diajarkan di majalah itu. Salah satu penulis (Safir) mengatakan kalo pos pengeluaran dibagi menjadi empat kelompok:
  1. Pengeluaran biaya hidup
  2. Pengeluaran cicilan utang
  3. Pengeluaran premi asuransi
  4. Pengeluaran setoran tabungan
dengan prioritas pertama adalah cicilan utang, disusul tabungan rutin, terus premi asuransi, dan yang terakhir biaya hidup.

Satu artikel yang lain (Gozali) mengatakan bahwa seharusnya pengeluaran dibagi menjadi empat pos berdasarkan skala prioritas. Empat prioritas tersebut, menurut Gozali adalah:
  1. Kewajiban (berderma),
  2. Kewajiban terhadap pihak ketiga,
  3. Pengeluaran untuk diri sendiri untuk masa depan
  4. Pengeluaran untuk saat ini.

Heiii man!! Look at me!!! Gw bikin 7 pos pengeluaran. Hahaha.. Dan juga dengan prioritas yang kurang tepat seperti halnya Safir dan Gozali!! But I'm happy. Gw belajar banyakkkkkkkkkk...! Dan gw akan terus belajar, dan praktek, dan belajar, dan praktek, lalu berbagi ilmu-ilmunya di blog ini.
Mohon bimbingannya!!!^_^
*membungkuk-bungkuk kayak orang Japan*

Wednesday, July 28, 2010

PENDEWASAAN dan PEMBENTUKAN KARAKTER

Tertanggal 29 Oktober 2009


Cobaan harus dihadapi. And you know what? Langkahmu sudah benar, kawan! LANJUTKAN!!

Bagaimana agar menang?
Pasang strategi. Panglima perang adalah ahli strategi. Pengacara juga punya strategi demi memenangkan kliennya. Presiden apalagi, dia adalah pimpinan puncak dalam negara. Tokoh-tokoh kaliber dunia memiliki strateginya. Bill Gates punya strategi. Apple juga punya. Coca-cola maupun Pepsi memiliki strategi masing-masing. Strategi adalah kuncinya.
Belajar sambil menyelam. Belajar dari ilmu pengetahuan. Belajar dari sejarah. Belajar dan teruslah belajar. Raih kemenangan dengan cantik. Raih kemenangan dengan Ridho-Nya.